Sabtu, 16 Desember 2017

Kredit Tanpa Agunan Menyelesaikan Masalah Keuangan

Kredit tanpa agunan telah menjadi salah satu produk keuangan yang banyak diminati masyarakat. Dengan mengetahui strategi yang pas, maka KTA ini bisa menjadi pilihan biaya yang bisa memberikan manfaat optimal. Pertumbuhan kredit konsumsi termasuk kredit tanpa agunan (KTA) sepanjang tahun 2016 cukup baik. KTA proses cepat tanpa kartu kredit juga sangat diminati karena membuat nasabah dapat memanfaatkannya di waktu yang mendadak.



Bank memiliki banyak kredit konsumsi diantaranya kredit kendaraan bermotor (KPB), kredit multiguna, kredit tanpa agunan (KTA), kartu kredit, kredit pemilikan rumah (KPR), dan kredit pemilikian apartemen (KPA). Dari sekian jenis kredit konsumsi yang tersedia di pasaran, kredit tanpa agunan (KTA) menjadi salah satu yang paling banyak dicari nasabah.

Anda bisa mengambil keuntungan optimal dari kredit tanpa agunan (KTA) jika mengetahui apa saja karakteristiknya dan bagaimana menerapkan strategi yang pas dalam menggunakannya :

Usahakan untuk keperluan produktif

Ketika Anda memilih kredit tanpa agunan sebagai produk pinjaman, pastikan Anda memiliki tujuan jelas dalam pemakaian dananya.Usahakan memakai pinjaman tersebut untuk keperluan produktif agar manfaatnya sebanding dengan dana yang dipinjam.

Contoh keperluan produktif tersebut misalnya untuk menambah modal usaha. Dengan catatan beban cicilan yang akan dibayarkan akan sebanding dengan margin dari usaha yang dijalankan. Maka dari itu, pastikan untuk menghitung dengan tepat sebelum menggunakan kredit tanpa agunan.

Jika Anda mengambil KTA, pastikan pula mengambil beban cicilan per bulannya tidak mencapai 30% dari jumlah penghasilan rutin yang Anda miliki. Jadi, keuangan Anda tidak semakin berantakan.  Saat seseorang akan mengambil pinjaman apapun, batas utang sebesar 30% dari penghasilan rutin menjadi rumus terpenting yang wajib diterapkan.

Pilih tenor cicilan terpendek

Lebih ketika mengambil kredit tanpa agunan, pilihlah sebagai pinjaman jangka pendek saja. Karena semakin lama waktu cicilan yang dipilih, maka semakin tinggi biaya bunga yang harus dibayarkan. Bila memungkinkan, pilih jangka waktu pelunasan yang terpendek.

Denda untuk pelunasan lebih awal

Biasanya bank atau lembaga yang menyediakan kredit tanpa agunan akan memberikan denda jika nasabah akan melunasi pinjaman sebelum waktu yang sudah disepakati. Penalti atau besar denda untuk melunasi hutang tersebut bervariasi yaitu mulai dari 5% hingga 8% dari total pinjaman yang ada. Biaya lainnya juga perlu untuk diperhitungkan, misalnya biaya keterlambatan pembayaran tagihan, biaya administrasi persetujuan kredit, dan lainnya.

Denda yang dikenakan pada nasabah yang melunasi lebih cepat menjadi kebijakan lembaga penyedia KTA sebagai ganti rugi dari hilangnya penerimaan dari cicilan kredit. Jadi, lebih baik Anda memilih jangka waktu kredit tanpa agunan ini sesuai dengan kebutuhan.

Angsuran tetap

Hingga saat ini, produk keuangan yang menerapkan cicilan tetap tanpa adanya jaminan hanyalah kredit tanpa agunan (KTA). Hal ini menjadi kelebihan paling utama dari produk keuangan tersebut.
Karena kelebihan itu, KTA dinilai lebih cocok digunakan bagi nasabah yang mempunyai pendapatan tetap. Misalnya untuk para karyawan, pegawai negeri sipil, atau lainnya. Sifat cicilan yang tetap akan lebih aman ditanggung bagi mereka yang memiliki penghasilan tetap.

Itu dia informasi mengenai kredit tanpa agunan atau KTA. Jika Anda mengerti karakteristik dari produk keuangan ini, maka bisa menikmati keuntungan yang ada di dalamnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar